Desain Profesional Membuat Pesan Anda Lebih Fokus

Desain Profesional dan Pikiran Multi-Tasking

Setiap hari pikiran kita dibuat bekerja keras. Jika diibaratkan personal computer, maka otak kita sering kali dipaksa untuk bekerja secara “multi-tasking”. Kita diminta memikirkan pekerjaan, masalah rumah tangga, masalah anak, sampai masalah kecil-kecil seperti misalnya nanti pulang lewat jalan mana, makan siang nanti bagusnya dimana, dst. Dan inilah realita yang terjadi di mayoritas konsumen sekarang.

 

Simple Studio Online ilustrasi desain profesional membuat pesan anda lebih fokus

 

Pada saat yang sama, banyak produsen berlomba-lomba “menjangkau” konsumen yang pikirannya sudah “terbelah-belah” tersebut. Konsumen dibombardir dengan ribuan pesan setiap harinya. Jadi bisa dibayangkan filterisasi pesan yang bakal terjadi. Dari ribuan itu, hanya sebagian kecil yang mampu diterima dan dicerna otak. Apalagi bisa sampai masuk ke hati dan memberi “bekas”. Pada akhirnya, hanya pesan-pesan terbaik yang akan “dipilih” konsumen untuk menetap di kepala dan hati mereka.

 

Bagaimana Desain Profesional Memfokuskan Pesan Anda

Jika realitasnya seperti di atas, lalu bagaimana cara kita agar pesan-pesan pemasaran kita bisa sampai kepada konsumen yang dituju? Disinilah sebuah desain profesional bekerja. Desain profesional membantu memfokuskan pesan anda. Desain profesional akan memilah dan memilih mana diantara semua konten yang akan dimasukkan dalam konsep besar.

 

Simple Studio Online ilustrasi Butuh Jasa Desain Company Profile Profesional

 

Dalam sebuah konsep desain profesional, semua konten akan “diurutkan” hirarkinya berdasarkan levelisasi penting-kurang penting dari pesan. Bahkan ada kalanya pesan yang tidak begitu penting dihilangkan saja demi keefektifitasan pesan secara keseluruhan. Contoh sederhana, dalam desain company profile, jika profil dari para founder atau direksi perusahaan tak diperlukan untuk memperkuat impresi, maka ada baiknya dihilangkan saja.

 

Aplikasi dalam re-desain logo misalnya, jika simbol-simbol pada logo sebelumnya dianggap mengganggu dan merusak “semangat baru” dari perusahaan yang sedang melakukan restrukturisasi besar-besaran, maka bisa jadi itu dieliminasi (entah sebagian atau seluruhnya). Dalam sebuah desain brosur misalnya, bagaimana agar konsumen fokus pada “kualitas” yang ingin anda jual. Bisa jadi beberapa text harus dihilangkan dan diganti dengan infographic yang sangat komunikatif menggambarkan bagaimana produk anda begitu berkualitas.

 

Pada sebagian desain, adanya ruang “kosong” adalah salah satu effort untuk membuat pesan utama (yang dikelilingi ruang kosong itu) menjadi lebih tersampaikan. Pada desain kemasan penggunaan warna dominan yang mencerminkan karakter utama produk akan membantu konsumen fokus pada pesan dari produk itu. Misalnya warna merah untuk “pedas” pada saos sambal dan warna hitam untuk “kokoh dan berteknologi tinggi” pada sebagian produk elektronik semisal HP & smartphone. Kita juga mungkin sering melihat kemasan teh siap saji dalam botol dengan dominan warna coklat atau produk margarin dengan warna kemasan kuning. Semua itu untuk membantu konsumen fokus dan lebih mudah menemukan kebutuhan produk berdasarkan karakter dasarnya.

 

Buat para pebisnis dan marketer, menginvestasikan sebagian budget marketing pada “desain profesional” ini dirasa penting agar pesan-pesan produk/layanan bisa lebih efektif tersampaikan. Dengan desain profesional kita bisa menjadi “relevan” dengan target market yang kita bidik. Relevansi ini penting agar konsumen “klik” dengan produk/jasa kita. Jangan lupa, di tengah ribuan pesan dan suasana multi-tasking si konsumen tadi, kita perlu “cara” untuk masuk dan diterma konsumen. Salah satunya dengan membuat kita “relevan”, memiliki persamaan dengan konsumen tersebut.

 

Ada yang bilang desain profesional itu mahal. Namun ini bisa jadi sangat debatable… Mahal dari sisi manakah? Kebanyakan orang melihat mahal-murah dari sisi cost. Padahal seharusnya ia melihat mahal-murah juga dari sisi impact. Jika pengaruh desain profesional sebegitu positifnya, maka apakah ia masih layak disebut mahal?

 

Simple Studio Online ilustrasi Butuh Jasa Desain Kemasan Produk  Profesional